Panduan Konfigurasi Tier 2: Multi-Base Domain Pool untuk Skalabilitas Brand
Tier 2 Multi-Base Domain Pool adalah teknologi skalabilitas WDP Link Post yang memungkinkan agensi mengelola banyak domain induk alternatif (seperti
nikahan.linkataumanten.id) dalam satu dasbor WordPress. Fitur ini memberikan keleluasaan bagi calon pengantin untuk memilih akhiran domain yang sesuai selera, adat, atau paket layanan agensi.
Mengapa Agensi Membutuhkan Multi-Base Domain?
Seiring berkembangnya bisnis jasa undangan digital, mengandalkan satu nama domain saja memiliki keterbatasan:
- Segmentasi Pasar & Niche: Anda mungkin memiliki klien undangan bernuansa islami yang lebih cocok dengan domain
walimah.id, klien adat Jawa yang menyukaimantenan.link, atau klien modern yang menyukai domain pendeknikah.co. - Diferensiasi Nilai Paket: Domain utama agensi dapat dialokasikan untuk Paket Reguler, sedangkan domain pendek premium (
.link,.id) ditawarkan sebagai add-on berbayar pada Paket Gold. - Proteksi Reputasi Domain: Jika salah satu domain agensi terkena limit share di media sosial tertentu, operasional agensi tetap berjalan lancar dengan mengalihkan pesanan baru ke domain cadangan di pool.
Langkah Konfigurasi Server untuk Domain Pool (SOP Hosting)
Sebelum mendaftarkan domain baru ke panel WDP Link Post, lakukan 2 langkah konfigurasi hosting berikut:
Langkah 1: Pasang DNS Wildcard pada Domain Kedua
Buka panel DNS tempat domain kedua Anda dikelola (misal Cloudflare atau registrar domain):
- Tambahkan A Record untuk domain utama (
@) ke IP server hosting:
Type: A | Name: @ | Value: [IP Server Anda] | TTL: Auto
- Tambahkan A Record Wildcard (
*) ke IP server hosting:
Type: A | Name: * | Value: [IP Server Anda] | TTL: Auto
Langkah 2: Arahkan Document Root di Server Hosting
Pastikan server mengarahkan domain kedua ke instalasi WordPress yang sama:
- Pada cPanel: Buka menu Domains > Create A New Domain. Masukkan nama domain kedua Anda, hilangkan centang pada opsi "Share document root", lalu arahkan path direktori persis ke
/public_html(folder yang sama dengan domain utama WordPress Anda). - Pada VPS (Nginx / CyberPanel / aaPanel): Tambahkan nama domain kedua pada baris
server_namedi blok vHost yang sama:
server_name websiteundangan.com *.websiteundangan.com nikahan.link *.nikahan.link;
Langkah Pendaftaran Domain ke Pool WDP Link Post
Setelah konfigurasi server dan DNS terpasang:
- Masuk ke dasbor admin WordPress Anda.
- Buka menu WDP Link Post > Settings > tab Multi-Base Domains.
- Di bidang input bertuliskan Tambah Base Domain Baru, masukkan nama domain Anda (contoh:
nikahan.link). - Klik tombol + Add to Pool.
- Domain akan masuk ke dalam tabel daftar pool aktif lengkap dengan indikator status DNS dan opsi kelola.
Penerapan di Editor Postingan Undangan
Setelah domain pool didaftarkan, opsi tersebut langsung tersedia di editor:
- Buka postingan undangan pengantin di editor Elementor atau Gutenberg.
- Di kotak WDP Link Post Metabox, pilih tipe Subdomain.
- Masukkan slug pengantin (contoh:
andy-zhea). - Pada dropdown Pilih Base Domain, kini akan muncul daftar pilihan domain pool:
websiteundangan.com(Primary)nikahan.link(Tier 2 Pool)mantenan.id(Tier 2 Pool)
- Pilih salah satu domain, lalu tekan Update / Publish.
- Postingan undangan pengantin kini aktif di URL:
https://andy-zhea.nikahan.link/
Studi Kasus Nyata: Diversifikasi Brand Pernikahan Andy & Zhea
Pasangan pengantin Andy & Zhea memesan paket undangan digital bertema modern minimalis:
- Preferensi Klien: Mempelai merasa nama domain utama agensi
websiteundangan.comterlalu panjang untuk dicetak di suvenir. Mereka menginginkan nama yang lebih ringkas dan estetik. - Penyelesaian Agensi: Agensi menawarkan domain pool Tier 2 milik mereka yaitu
nikahan.linkdengan biaya tambahan paket upgrade. - Hasil Akhir: Undangan terbit di tautan anggun
andy-zhea.nikahan.link. Klien sangat puas dengan keindahan tautan tersebut, dan agensi memperoleh pendapatan tambahan tanpa harus mengeluarkan biaya server baru.
Tips & Praktik Terbaik
.link, .to, atau .co sangat digemari pasangan muda karena ringkas saat disalin atau diketik di smartphone.