Panduan Custom Domain via Cloudflare: Proxied vs DNS-Only & Konfigurasi SSL

Integrasi Cloudflare pada Custom Domain menawarkan kecepatan jaringan global dan perlindungan DDoS yang andal. Namun agar website undangan pernikahan WDP Link Post berfungsi tanpa error pengalihan dan bebas dari masalah ikon kotak silang, vendor harus memahami perbedaan mendasar antara Mode DNS-Only (Grey Cloud) dan Mode Proxied (Orange Cloud) serta aturan ketat konfigurasi SSL Full (Strict).


Mengapa Cloudflare Sering Menjadi Sumber Masalah bagi Pemula?

Banyak pasangan pengantin membeli domain di penyedia yang secara otomatis mengaktifkan integrasi Cloudflare, atau klien sendiri yang mengarahkan domainnya ke Cloudflare demi keamanan.

Namun jika pengaturannya tidak tepat:

  1. Terjadi pengalihan tanpa henti (infinite redirect) sehingga website tidak bisa dibuka sama sekali.
  2. Ikon font Elementor, tanda panah, dan tombol musik berubah menjadi kotak silang akibat fitur Hotlink Protection.
  3. Nama tamu undangan pada URL ?to=Nama tertukar akibat aturan cache tepi (edge cache) yang salah.
Perbandingan Cloudflare DNS Only vs Proxied Mode
Gambar 4: Analisis perbandingan arsitektur aliran data Cloudflare DNS-Only vs Proxied Mode.

Mode 1: DNS-Only (Grey Cloud) — Pilihan Terbaik & Paling Aman

Untuk sebagian besar domain kustom pengantin (Tier 3), WDP Link Post sangat merekomendasikan penggunaan Mode DNS-Only.

Karakteristik & Keunggulan:

  • Simbol di Dasbor: Ikon awan berwarna abu-abu (Grey Cloud).
  • Aliran Trafik: Permintaan dari browser langsung ditujukan ke alamat IP server hosting Anda.
  • SSL Handshake Langsung: Server hosting Anda (cPanel/VPS) menerbitkan sertifikat SSL Let's Encrypt secara otomatis tanpa interupsi.
  • Nol Risiko Cache Collision: Server cache Cloudflare tidak ikut campur dalam penyimpanan HTML, sehingga nama tamu personal selalu tampil 100% akurat.

Mode 2: Proxied (Orange Cloud) — Aturan Wajib Jika Digunakan

Jika klien pengantin bersikeras mengaktifkan perlindungan awan jingga (Orange Cloud), vendor wajib memastikan 4 aturan berikut terpenuhi:

1. Aturan SSL/TLS Wajib: "Full" atau "Full (Strict)"

Masuk ke menu SSL/TLS > Overview di dasbor Cloudflare:

  • DILARANG KERAS: Memilih mode Flexible atau Off (ini adalah pemicu utama error ERR_TOO_MANY_REDIRECTS).
  • WAJIB DIPILIH: Mode Full (jika sertifikat server hosting masih sementara) atau Full (Strict) (jika hosting sudah memiliki SSL Let's Encrypt aktif).

2. Aturan Cache (Page Rules)

Masuk ke menu Rules > Page Rules:

  • Jangan pernah membuat aturan Cache Everything untuk URL domain undangan.
  • Gunakan aturan default Cloudflare: hanya file statis (gambar, css, js) yang di-cache di edge server.

Masuk ke menu Scrape Shield:

  • Pastikan opsi Hotlink Protection berada dalam status OFF.
  • Jika aktif, Cloudflare akan memblokir peramban yang meminta file ikon font Elementor dari domain portal utama agensi Anda.

Studi Kasus Operasional: Undangan Andy & Zhea

Domain pernikahan andy-zhea.com dikelola oleh Andy melalui akun Cloudflare miliknya:

  1. Awalnya Andy mengaktifkan awan jingga (Proxied) dengan mode SSL bawaan Flexible.
  2. Hasilnya: Saat tautan dibuka di iPhone, muncul pesan kesalahan: "The page isn't redirecting properly".
  3. Vendor meminta Andy masuk ke dasbor Cloudflare dan mengubah mode SSL ke Full (Strict).
  4. Seketika halaman undangan pernikahan Andy & Zhea terbuka dengan sangat cepat dan ikon gembok HTTPS menyala hijau tanpa gangguan.

Tabel Panduan Cepat Pengaturan Cloudflare untuk Vendor

Fitur CloudflareStatus RekomendasiKonsekuensi Jika Salah Setting
Proxy StatusDNS Only (Paling Aman)Jika Proxied, wajib ikuti aturan Full SSL
SSL/TLS EncryptionFull (Strict)Jika Flexible, memicu loop redirect 301
Always Use HTTPSON (Aktif)Menjaga seluruh lalu lintas tetap terenkripsi
Auto Minify HTMLOFF (Nonaktifkan)Dapat merusak script animasi Elementor
Hotlink ProtectionOFF (Nonaktifkan)Font dan icon Elementor menjadi kotak silang

Tips & Praktik Terbaik

Minta Akses Delegasi atau Screenshot: Jika klien pengantin bingung mengatur Cloudflare, minta mereka mengirimkan tangkapan layar menu DNS dan SSL Overview agar Anda dapat memastikan opsi Full (Strict) telah terpilih.
Selalu Bersihkan Cache Cloudflare Setelah Perubahan: Jika Anda baru saja mengubah pengaturan proxy atau SSL di Cloudflare, gunakan tombol Purge Everything di menu Caching agar perubahan langsung terasa di seluruh dunia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa mode DNS-Only (Grey Cloud) sangat direkomendasikan untuk domain klien baru? +
Mode DNS-Only mengarahkan lalu lintas langsung ke server hosting agensi tanpa melewati server perantara Cloudflare. Ini mempermudah hosting menerbitkan sertifikat SSL otomatis (Let's Encrypt / AutoSSL) secara instan tanpa hambatan verifikasi.
Apa yang terjadi jika status Proxy Cloudflare diaktifkan (Orange Cloud) tetapi mode SSL salah? +
Jika mode SSL di Cloudflare disetel ke Flexible, browser pengunjung akan mengalami error ERR_TOO_MANY_REDIRECTS (loop redirect tak terbatas). Jika disetel ke Off, situs akan menampilkan peringatan keamanan tidak aman.
Bagaimana pengaturan SSL yang benar di Cloudflare jika klien ingin menggunakan mode Proxied? +
Mode SSL wajib disetel ke Full (Strict) atau Full. Ini mewajibkan koneksi antara pengunjung ke Cloudflare dan Cloudflare ke server hosting Anda sama-sama terenkripsi secara aman.
Apakah fitur Caching Cloudflare aman untuk website undangan pernikahan? +
Aman selama Anda tidak mengaktifkan Page Rule 'Cache Everything'. Jika Cache Everything diaktifkan tanpa filter kueri, nama tamu (?to=Nama) akan tertukar antar pengunjung.
Bagaimana cara mematikan Hotlink Protection Cloudflare agar icon Elementor tidak rusak? +
Buka menu Scrape Shield di dasbor Cloudflare domain klien, lalu pastikan tombol Hotlink Protection berada dalam posisi Off agar font dan gambar dapat dimuat bebas dari origin berbeda.