Panduan Teknis Konfigurasi A Record dan CNAME untuk Custom Domain

Pemetaan Custom Domain (Tier 3) pada WDP Link Post memberikan fleksibilitas penuh bagi pasangan pengantin untuk menggunakan domain pribadi mereka sendiri (seperti andy-zhea.com). Agar domain tersebut terhubung ke instalasi WordPress agensi, pengantin cukup menyetel A Record (untuk root domain) atau CNAME Record (untuk subdomain) di panel registrar domain tempat mereka membeli domain.


Memahami Kebutuhan Klien Pengantin (Tier 3 Custom Domain)

Bagi pasangan pengantin yang memilih paket premium atau VIP, memiliki nama domain eksklusif adalah suatu kebanggaan. Tautan undangan yang dibagikan terlihat sangat prestisius, mudah diingat, dan tampak resmi saat dicetak pada kartu suvenir fisik.

Namun tantangannya adalah:

  • Pasangan pengantin umumnya adalah pengguna awam yang belum pernah menyentuh panel hosting atau DNS.
  • Vendor perlu memberikan instruksi yang sangat sederhana, padat, dan anti-salah.
  • Salah memilih antara record A dan CNAME dapat menyebabkan email bisnis keluarga pengantin macet atau website undangan gagal dimuat.
Diagram Perbandingan Konfigurasi A Record vs CNAME untuk Custom Domain
Gambar 3: Perbandingan arsitektur pemetaan antara A Record pada root domain dan CNAME pada subdomain.

Opsi 1: Konfigurasi A Record (Direkomendasikan untuk Root Domain)

Jika pasangan pengantin ingin menggunakan domain utama secara penuh (misalnya: https://andy-zhea.com):

Template Instruksi Praktis untuk Dikirimkan ke Klien Pengantin:

Vendor cukup menyalin dan mengirimkan pesan berikut kepada klien:

"Halo Kak Andy & Kak Zhea, untuk mengaktifkan domain pernikahan Kakak, silakan login ke panel tempat Kakak membeli domain, buka menu DNS Management, lalu tambahkan pengaturan berikut:

Tipe Record:* A

Nama Host: @ (atau kosongkan jika tidak bisa diisi)*

Nilai / Alamat IP:* [Masukkan IP Hosting Anda, misal: 103.145.22.45]

TTL:* Auto / 300

Setelah disimpan, kabari kami ya Kak agar segera kami hubungkan ke website undangan."


Opsi 2: Konfigurasi CNAME (Khusus Subdomain / Prefiks WWW)

Jika klien ingin menggunakan format subdomain dari domain bisnis keluarga mereka (contoh: wedding.keluarga-andy.com) atau ingin tautan www.andy-zhea.com tetap aktif:

Aturan Teknis CNAME:

  1. Masuk ke panel DNS klien.
  2. Buat record baru dengan parameter:
  • Type: CNAME
  • Host Name: wedding (atau www)
  • Points to / Target: Masukkan domain utama agensi Anda (misal: websiteundangan.com).
  • TTL: Auto atau 14400.
  1. Simpan pengaturan.

Studi Kasus Lapangan: Pengaturan Domain Andy & Zhea

Pasangan Andy & Zhea membeli domain andy-zhea.com di registrar lokal:

  1. Andy memasukkan A Record dengan host @ mengarah ke IP VPS vendor 103.145.22.45.
  2. Andy juga menambahkan CNAME untuk host www mengarah ke andy-zhea.com.
  3. Vendor membuka dasbor WordPress, masuk ke tab WDP Link Post di postingan undangan Andy & Zhea, lalu memilih Tier 3 (Custom Domain) dan mengetikkan andy-zhea.com.
  4. Dalam waktu 10 menit setelah propagasi DNS awal selesai, undangan langsung aktif sempurna dengan status SSL aman.

Matriks Perbandingan Teknis: A Record vs CNAME

ParameterA RecordCNAME Record
Nilai TargetAlamat IPv4 Publik (contoh: 103.145.22.45)Nama Domain Tujuan (contoh: portal.com)
Dukungan Root Domain (@)100% Didukung (Standar Global)Tidak Boleh (Kecuali CNAME Flattening)
Kompatibilitas Email (MX)100% Aman (Tidak Mengganggu)Berisiko Mematikan MX di Root Domain
Kecepatan ResolusiSangat Cepat (Direct IP Lookup)Membutuhkan 2 Kali Resolusi DNS
Pilihan Terbaik Untukandy-zhea.comwedding.keluarga.com atau www

Tips & Praktik Terbaik

Manfaatkan Fitur Live DNS Probe di WDP Link Post: Sebelum mengklaim ke klien bahwa website sudah aktif, periksa domain klien melalui menu WDP Link Post > Diagnostic Tools untuk memastikan alamat IP yang terbaca sudah cocok dengan IP hosting Anda.
Selalu Hubungkan Dua Varian (Non-WWW dan WWW): Pastikan klien menambahkan CNAME untuk www agar tamu undangan yang terbiasa mengetik www.andy-zhea.com tetap dapat membuka undangan dengan lancar tanpa error.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kapan klien pengantin harus menggunakan A Record dan kapan harus menggunakan CNAME? +
Gunakan A Record jika klien ingin menggunakan domain utama murni tanpa embel-embel (contoh: andy-zhea.com). Gunakan CNAME jika klien ingin menggunakan subdomain dari domain yang sudah ada (contoh: wedding.andy-zhea.com) atau prefix www.
Bolehkah saya memasang CNAME Record pada root domain (@ atau andy-zhea.com)? +
Sangat tidak disarankan dan dilarang oleh standar RFC 1034. Memasang CNAME pada root domain akan menghapus atau mematikan fungsi record MX untuk email bisnis klien, kecuali jika DNS manager mereka mendukung fitur CNAME Flattening (seperti Cloudflare).
Berapa lama klien pengantin harus menunggu setelah mengubah DNS domain mereka? +
Propagasi DNS global membutuhkan waktu rata-rata 15 menit hingga maksimal 24 jam tergantung penyedia domain (registrar) yang digunakan klien.
Apakah IP server vendor aman untuk diberikan kepada klien pengantin? +
Sangat aman. Alamat IPv4 publik server hosting memang dirancang untuk dapat diakses oleh publik agar peramban internet dapat menemukan lokasi server website Anda.
Bagaimana cara vendor memastikan apakah domain klien sudah terarah sebelum mengaktifkan Tier 3? +
Vendor dapat menggunakan fitur Live DNS Probe bawaan WDP Link Post di WordPress admin atau memanfaatkan alat daring seperti dnschecker.org untuk memeriksa kesesuaian alamat IP.