Plugin WeddingPress diperbarui secara manual. Unduh file .zip versi terbaru dari Member Area, buka Plugins > Add New Plugin > Upload Plugin, unggah file tersebut, lalu pilih Replace current with uploaded. File plugin diganti tanpa menyentuh undangan, data tamu, dan pengaturan, karena semuanya tersimpan di database WordPress.


Mengapa manual?

WeddingPress tidak memakai notifikasi update otomatis di dashboard WordPress. Setiap rilis diumumkan di channel Telegram resmi t.me/weddingpressnet, dan file barunya tersedia di Member Area. Dengan cara ini Anda memilih sendiri kapan website klien diperbarui, misalnya saat tidak ada acara dalam waktu dekat.


Langkah update

1. Cek versi yang terpasang

Buka Plugins. Baris WDP Pro (atau WDP Lite) menampilkan nomor versi yang sedang aktif.

Baris plugin WDP Pro di halaman Plugins dengan tautan License dan Deactivate serta keterangan Version 4.1.2 By WeddingPress
Nomor versi tercantum di bawah deskripsi plugin.

2. Cadangkan website

Buat cadangan file dan database lewat fitur backup hosting atau plugin backup. Ini kebiasaan baik sebelum memperbarui plugin apa pun.

3. Unduh versi terbaru

Login ke weddingpress.net/member-area, buka tab Akses Produk dan Lisensi, lalu unduh file .zip produk Anda. Jangan diekstrak.

4. Unggah file baru

Buka Plugins > Add New Plugin, klik Upload Plugin, pilih file .zip, lalu klik Install Now.

Form Upload Plugin WordPress dengan tombol Choose File dan Install Now
Form yang sama dipakai untuk instal dan update.

5. Pilih Replace current with uploaded

Karena plugin sudah terpasang, WordPress menampilkan tabel perbandingan antara versi yang terpasang (Current) dan versi yang diunggah (Uploaded). Periksa nomor versinya, lalu klik Replace current with uploaded. Tunggu sampai muncul keterangan bahwa plugin berhasil diperbarui.

6. Cek hasilnya

Kembali ke Plugins dan pastikan nomor versi sudah berubah. Buka satu atau dua undangan klien di HP untuk memastikan semuanya tampil normal. Kalau Anda memakai plugin cache atau cache hosting, kosongkan cache-nya.


Contoh: update website Andy & Zhea

Channel Telegram mengumumkan versi baru. Vendor mengecek bahwa acara Andy & Zhea masih minggu depan, mencadangkan websiteundangan.com, mengunduh file baru dari Member Area, lalu mengunggahnya dengan Replace current with uploaded. Setelah itu vendor membuka websiteundangan.com/andy-zhea/?to=Andy+Hermawan di HP untuk memastikan cover, musik, dan ucapan tetap berjalan.


Tips & Praktik Terbaik

  • Update di jam sepi, bukan saat tamu sedang ramai membuka undangan atau di hari acara klien.
  • Simpan file .zip versi sebelumnya. Bila ada masalah, Anda bisa memasangnya kembali dengan cara yang sama.
  • Kalau setelah update muncul layar kosong atau critical error, aktifkan log debug untuk melihat penyebabnya: Cara Aktifkan Debug Log WordPress.
  • Pindah dari WeddingPress v3 punya langkah tambahan; ikuti Pindah dari WeddingPress v3 ke v4.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kenapa tidak ada notifikasi update WeddingPress di dashboard WordPress? +
Pembaruan WeddingPress memang dilakukan manual. Versi baru diumumkan di channel Telegram resmi t.me/weddingpressnet, lalu filenya diunduh dari Member Area weddingpress.net.
Apakah undangan dan data tamu hilang setelah update? +
Tidak. Halaman undangan, ucapan, data tamu, dan pengaturan tersimpan di database WordPress. Update hanya mengganti file plugin.
Bolehkah saya menghapus plugin lama dulu, baru memasang yang baru? +
Sebaiknya jangan. Data memang tidak ikut terhapus, tetapi selama plugin tidak terpasang, fitur WeddingPress di semua undangan klien tidak tampil. Pakai Replace current with uploaded agar penggantian berlangsung sekaligus.
File yang saya unggah bernomor versi sama dengan yang terpasang. Apakah tetap perlu diunggah? +
Ya, bila ada pengumuman rilis ulang. Rilis ulang dengan nomor versi yang sama tidak terdeteksi WordPress sebagai pembaruan, jadi file perlu diunggah lagi dengan cara yang sama.