Debug log WordPress diaktifkan dengan menambahkan WP_DEBUG, WP_DEBUG_LOG, dan WP_DEBUG_DISPLAY di file wp-config.php. Setelah itu setiap error PHP dicatat ke wp-content/debug.log tanpa tampil ke tamu. Baris PHP Fatal error di file tersebut menunjukkan plugin, file, dan nomor baris penyebab Critical Error.


Penyebab Critical Error yang sering terjadi

Pesan There has been a critical error on this website atau layar putih kosong biasanya disebabkan salah satu hal berikut:

  • File plugin tidak lengkap karena unggahan atau update terputus di tengah jalan.
  • Versi PHP terlalu lama. WDP Pro dan WDP Lite membutuhkan minimal PHP 7.4.
  • Memori PHP habis saat Elementor memuat halaman yang berat.
  • Konflik antarplugin yang memakai nama fungsi atau library yang sama.

WordPress juga biasanya mengirim email ke admin berisi tautan mode pemulihan saat Critical Error terjadi. Tautan itu membuka wp-admin dengan plugin bermasalah dijeda sementara.


Langkah 1: Buka wp-config.php

  1. Login ke cPanel, hPanel, atau akses server lewat FTP / File Manager.
  2. Buka folder instalasi WordPress, biasanya public_html.
  3. Edit file wp-config.php.
Lokasi file wp-config.php di folder public_html pada cPanel File Manager
Lokasi file wp-config.php di folder public_html pada cPanel File Manager

Langkah 2: Aktifkan debug log

Cari baris define('WP_DEBUG', false); lalu ganti dengan kode berikut. Bila baris itu tidak ada, letakkan kode di atas baris /* That's all, stop editing! */.

PHP
define( 'WP_DEBUG', true );
define( 'WP_DEBUG_LOG', true );
define( 'WP_DEBUG_DISPLAY', false );
@ini_set( 'display_errors', 0 );
WP_DEBUG_DISPLAY bernilai false agar pesan error, yang bisa memuat jalur folder server, tidak tampil ke tamu undangan.

Langkah 3: Ulangi error dan buka debug.log

  1. Buka lagi halaman yang menampilkan Critical Error, lalu muat ulang satu atau dua kali.
  2. Di File Manager, buka public_html/wp-content/debug.log.
  3. Gulir ke baris paling bawah dan cari baris yang diawali PHP Fatal error atau PHP Parse error.

Contoh isi log:

TEXT
[15-Oct-2026 09:12:40 UTC] PHP Fatal error:  Uncaught Error: Call to undefined function contoh_fungsi()
in /home/user/public_html/wp-content/plugins/plugin-contoh/plugin-contoh.php:142

Dari baris ini terbaca nama folder plugin (plugin-contoh), file, dan nomor baris (142).


Langkah 4: Pulihkan website

Bila wp-admin tidak bisa dibuka sama sekali:

  1. Buka public_html/wp-content/plugins/ lewat File Manager.
  2. Ganti nama folder plugin yang tercatat di log, misalnya plugin-contoh menjadi plugin-contoh-off.
  3. Buka lagi website. Plugin itu sekarang nonaktif.
  4. Perbaiki penyebabnya, kembalikan nama folder, lalu aktifkan lagi plugin di menu Plugins.

Kasus khusus WeddingPress

Yang terlihat di logKemungkinan penyebabPenanganan
Jalur memuat plugins/weddingpress/ atau plugins/elkit/ dan menyebut file tidak ditemukanFile WDP Pro atau WDP Lite tidak lengkap setelah updateUnduh ulang ZIP dari Member Area, lalu unggah dengan Replace current with uploaded
Allowed memory size of … bytes exhaustedMemori PHP habisNaikkan memori PHP, lihat Optimasi Server & Hosting
syntax error, unexpected … di file WDPVersi PHP di bawah 7.4, misalnya setelah versi PHP hosting diturunkanNaikkan versi PHP di panel hosting
Jalur plugin lain bersamaan dengan fungsi atau class yang samaKonflik pluginNonaktifkan plugin lain satu per satu untuk memastikan

Bila penyebabnya ada di WDP Pro atau WDP Lite, kirim baris PHP Fatal error lengkap beserta versi plugin dan versi PHP ke support WeddingPress.


Setelah selesai

Kembalikan pengaturan debug agar debug.log tidak terus membesar:

PHP
define( 'WP_DEBUG', false );

Hapus juga file wp-content/debug.log lama. File ini bisa berisi jalur folder server yang tidak perlu dibiarkan.

KonstantaNilai saat mencari errorFungsi
WP_DEBUGtrueMenyalakan pencatatan error WordPress
WP_DEBUG_LOGtrueMenyimpan catatan ke wp-content/debug.log
WP_DEBUG_DISPLAYfalseMenyembunyikan pesan error dari pengunjung

Contoh: website vendor Andy & Zhea

Setelah update WDP Pro, websiteundangan.com menampilkan Critical Error. Vendor menyalakan debug log, lalu menemukan baris PHP Fatal error yang menyebut file di plugins/weddingpress/ tidak ditemukan. Unggahan ZIP sebelumnya ternyata terputus. Vendor mengunggah ulang ZIP WDP Pro dari Member Area dengan Replace current with uploaded, website kembali normal, lalu WP_DEBUG dikembalikan ke false.


Tips & Praktik Terbaik

  • Cadangkan wp-config.php sebelum mengeditnya.
  • Jangan mengaktifkan WP_DEBUG_DISPLAY di website yang sedang dipakai klien.
  • Untuk ornamen SVG dari Template Library, pakai pengaturan Enable Unfiltered File Uploads di Elementor, bukan konstanta tambahan di wp-config.php.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa arti pesan There has been a critical error on this website? +
Ada error fatal pada kode PHP, biasanya karena konflik plugin, memori PHP habis, versi PHP tidak cocok, atau file plugin tidak lengkap setelah update. Debug log mencatat file dan baris penyebabnya.
Di mana file debug.log berada? +
Setelah WP_DEBUG dan WP_DEBUG_LOG diaktifkan di wp-config.php, catatan error disimpan di wp-content/debug.log di folder instalasi WordPress.
Apakah aman mengaktifkan WP_DEBUG di website yang sedang dipakai klien? +
Aman selama WP_DEBUG_DISPLAY diatur false, sehingga pesan error hanya dicatat ke file dan tidak tampil ke tamu. Kembalikan WP_DEBUG ke false setelah masalah ditemukan.
Bagaimana memulihkan website yang tidak bisa dibuka sama sekali karena Critical Error? +
Buka File Manager atau FTP, masuk ke wp-content/plugins, lalu ganti nama folder plugin penyebab error yang tercatat di debug.log. Plugin itu nonaktif dan website bisa dibuka lagi.
Bagaimana tahu error berasal dari WeddingPress? +
Lihat jalur file di baris PHP Fatal error. Jalur yang memuat wp-content/plugins/weddingpress/ berasal dari WDP Pro, sedangkan wp-content/plugins/elkit/ berasal dari WDP Lite. Kirim baris itu ke support WeddingPress.