Mengaktifkan WP Debug Log di WordPress dilakukan dengan mengedit file wp-config.php dan menambahkan konfigurasi define('WPDEBUG', true); serta define('WPDEBUG_LOG', true); untuk merekam rincian Fatal Error secara rahasia ke dalam file wp-content/debug.log.
Mengapa Website Kena "Critical Error"?
Pesan "There has been a critical error on your website" atau tampilan layar putih kosong (White Screen of Death / WSOD) seringkali membuat pemilik website undangan panik. Masalah ini umumnya terjadi akibat salah satu dari penyebab berikut:
- Konflik Antar Plugin — Dua plugin berjalan menggunakan fungsi skrip yang saling berbenturan.
- Batasan Memori PHP Terlampaui — Server kehabisan alokasi memori saat menjalankan proses berat (seperti penyuntingan Elementor).
- Ketidakcocokan Versi PHP — Menggunakan plugin lama pada PHP versi tinggi (PHP 8.2+) atau sebaliknya.
- Gagal Update / File Corrupted — Proses pembaruan plugin Elementor atau WeddingPress terputus di tengah jalan.
Daripada menebak-nebak penyebabnya, WordPress menyediakan fitur diagnostik bawaan bernama WP Debug untuk menemukan baris kode dan plugin biang kerok secara presisi.
Langkah 1: Buka File wp-config.php
- Login ke cPanel, hPanel, atau akses server Anda via FTP / File Manager.
- Masuk ke direktori utama instalasi WordPress Anda (
public_html). - Temukan file
wp-config.phpdan pilih menu Edit.
Langkah 2: Tambahkan Kode Konfigurasi Debug Log
Cari baris kode berikut di dalam file wp-config.php:
define('WP_DEBUG', false);
Ganti baris tersebut (atau tambahkan di atas baris / That's all, stop editing! Happy publishing. /) dengan kumpulan kode snippet berikut:
// 1. Pengaturan Penanganan Error PHP
@ini_set('log_errors', 'On');
@ini_set('display_errors', 'Off');
@ini_set('error_reporting', E_ALL);
// 2. Definisi Mode Debug WordPress
define('WP_DEBUG', true);
define('WP_DEBUG_LOG', true);
define('WP_DEBUG_DISPLAY', false);
// 3. Opsi Tambahan: Izinkan Unggah File Aset Khusus (JSON/SVG)
define('ALLOW_UNFILTERED_UPLOADS', true);
WPDEBUGDISPLAY ke false dan display_errors ke Off sangat penting agar pesan error sensitif (seperti jalur direktori server) tidak terlihat oleh pengunjung umum atau peretas.define('ALLOWUNFILTEREDUPLOADS', true); sangat membantu jika Anda mengalami kegagalan saat mengunggah file template JSON Elementor, file font khusus, atau file multimedia yang diblokir oleh filter keamanan tipe file default WordPress.Langkah 3: Replikasi Error & Periksa File debug.log
Setelah kode disimpan:
- Buka kembali halaman website atau dashboard WordPress yang sebelumnya mengalami Critical Error.
- Refresh halaman 1-2 kali agar WordPress merekam jejak kegagalan skrip.
- Buka File Manager, lalu masuk ke direktori:
public_html/wp-content/debug.log
- Buka file
debug.logmenggunakan teks editor.
Langkah 4: Cara Membaca & Menemukan Biang Kerok
Di dalam file debug.log, gulir ke baris paling bawah. Cari baris yang diawali dengan kata PHP Fatal error atau PHP Parse error.
[05-Aug-2026 18:30:15 UTC] PHP Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function sample_function()
in /home/user/public_html/wp-content/plugins/plugin-bermasalah/plugin-bermasalah.php:142
Dari baris log di atas, Anda dapat langsung mengidentifikasi:
- Nama Plugin Biang Kerok:
plugin-bermasalah - Lokasi File & Baris Kode Error: Baris 142 pada file
plugin-bermasalah.php
Langkah 5: Solusi Pemulihan Instan (Deaktivasi Paksa Plugin)
Jika Critical Error membuat Anda tidak bisa masuk ke dashboard WP Admin sama sekali:
- Buka folder
public_html/wp-content/plugins/via File Manager. - Cari folder plugin yang terindikasi error di file
debug.log. - Ubah nama folder plugin tersebut (misalnya dari
plugin-bermasalahmenjadiplugin-bermasalah-disabled). - Langkah ini otomatis mematikan plugin tersebut secara aman.
- Coba buka kembali website Anda — website akan langsung pulih dan dapat diakses normal.
define('WP_DEBUG', false); di wp-config.php agar file debug.log tidak terus membengkak dan memenuhi kapasitas disk hosting Anda.Tabel Ringkasan Konstanta Debug WordPress
| Parameter Debug | Nilai Rekomendasi | Fungsi & Kegunaan |
|---|---|---|
WP_DEBUG | true | Mengaktifkan pelacakan kesalahan PHP pada inti WordPress |
WPDEBUGLOG | true | Menyimpan seluruh catatan error ke wp-content/debug.log |
WPDEBUGDISPLAY | false | Mencegah rincian kode error muncul di layar browser publik |
error_reporting | E_ALL | Memaksa pencatatan seluruh tingkat kesalahan (fatal, warning, notice) |
ALLOWUNFILTEREDUPLOADS | true | Mengizinkan unggah jenis file aset khusus (JSON/SVG) |
Solusi Masalah debug.log Bengkak
Jika website Anda memiliki warning kecil yang terus berjalan, file debug.log bisa bertambah besar hingga ratusan Megabyte.
Pencegahan & Pemeliharaan:
- Hapus file
wp-content/debug.logsecara berkala setelah selesai melakukan troubleshooting. - Kembalikan
WP_DEBUGke nilaifalsesaat website sudah kembali beroperasi normal. - Selalu perbarui plugin WeddingPress dan Elementor ke versi stabil terbaru.