Setiap booking dari website masuk ke menu Order dengan status Permintaan atau Hold, tergantung pengaturan Anda. Order Hold mengunci slot sampai batas DP, lalu berubah menjadi DP Terbayar, Lunas, dan Selesai mengikuti pembayaran. Dari halaman detail order, Anda bisa mengunci jadwal, mengirim info lewat WhatsApp, menjadwal ulang, atau membatalkan order.
Kenapa Status Order Penting
Tanpa status yang jelas, Anda harus mengingat siapa yang sudah DP, siapa yang masih menimbang, dan tanggal mana yang benar-benar terkunci. MUAKit mengubah status secara otomatis mengikuti pembayaran yang Anda konfirmasi, jadi daftar order selalu menunjukkan kondisi terkini.
Sebelum Mulai
- Halaman jualan atau widget Form Booking sudah menerima booking.
Langkah Mengelola Booking Masuk
1. Lihat booking baru
Booking baru muncul di Beranda pada kartu Perlu tindakan dan di menu Order. Anda juga menerima email "Booking baru … dari …". Gunakan chip status di atas daftar untuk menyaring, atau Filter untuk menyaring berdasarkan asal booking.
| Status | Artinya |
|---|---|
| Permintaan | Booking masuk untuk ditinjau; slot belum dikunci |
| Hold | Slot dikunci sampai batas bayar DP |
| DP Terbayar | DP sudah dikonfirmasi |
| Lunas | Seluruh tagihan sudah dikonfirmasi |
| Selesai | Acara sudah lewat dan order ditutup |
| Batal | Order dibatalkan |
2. Buka detail order
Klik order untuk membuka detailnya. Bagian atas menunjukkan status, total, jumlah dibayar, dan sisa. Untuk order Hold, ada keterangan batas DP. Tab Detail, Pembayaran, Crew, dan Riwayat memisahkan informasinya.
3. Kunci jadwal atau kirim info ke klien
- Untuk order Permintaan, klik Kunci jadwal (Hold) setelah Anda setuju menerimanya.
- Untuk order Hold, klik Kirim info hold via WhatsApp pada kartu Klien agar klien tahu batas bayar DP.
- Tambah ke Google Calendar memasukkan acara ke kalender Anda.
- Catatan internal hanya terlihat oleh tim.
4. Jadwal ulang atau batalkan
- Jadwal ulang: isi Tanggal acara dan Call time yang baru, lalu Simpan jadwal.
- Batalkan order: isi Alasan pembatalan, lalu pilih DP hangus atau dikembalikan ke klien.
Contoh: Studio Rias
Booking Zhea Fauziana masuk sebagai Hold karena Studio Rias memakai status awal Hold. Detail order menunjukkan acara Minggu, 1 November 2026 pukul 04.00 di Gedung Serbaguna Melati, dengan catatan "Akad pukul 08.00. Mohon datang dua jam sebelumnya." Pemilik Studio Rias menekan Kirim info hold via WhatsApp agar Zhea segera membayar DP sebelum batasnya.