Buka aplikasi studio, lalu Pengaturan › Brand. Isi Nama usaha, Logo, WhatsApp admin, dan Alamat usaha, lalu pilih preset warna dan klik "Simpan perubahan". Data ini dipakai di halaman jualan, invoice, email, dan portal klien, jadi klien melihat merek usaha Anda di setiap layar, bukan nama plugin.
Kenapa Profil Usaha Diisi Lebih Dulu
Invoice tanpa nama usaha atau email tanpa logo membuat klien ragu, apalagi saat diminta mentransfer DP. Nomor WhatsApp admin juga dipakai tombol "Chat admin" di form booking dan portal klien. Bila belum diisi, tombol itu tidak muncul dan klien tidak punya jalur cepat untuk bertanya.
Sebelum Mulai
- Logo usaha (gambar persegi atau bulat terlihat paling rapi).
- Nomor WhatsApp yang dipakai untuk melayani klien.
Langkah Pengisian
1. Isi identitas usaha
Buka Pengaturan › Brand di aplikasi studio. Pada kartu Identitas usaha, isi:
- Nama usaha, misalnya Studio Rias.
- Logo: klik Pilih logo dan ambil gambar dari Media Library.
- WhatsApp admin: nomor yang menerima chat dari klien.
- Alamat usaha: tampil di kaki email dan invoice.
2. Lengkapi kontak dan media sosial
Kartu Kontak dan media sosial berisi Jam layanan, Link Google Maps, serta akun Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube. Data ini tampil di bagian Kontak halaman jualan.
3. Pilih warna
Pada kartu Warna, pilih satu dari enam Preset warna: Blush (bawaan), Rose Gold, Champagne, Sage, Mauve, atau Monokrom. Untuk warna sendiri, klik Sesuaikan warna sendiri. Panel Pratinjau menunjukkan tombol dan label status dengan warna pilihan Anda.
4. Simpan
Klik Simpan perubahan. Di Beranda, strip Profil usaha N dari 4 menghitung empat isian utama (Nama usaha, Logo, WhatsApp admin, Alamat usaha) dan menampilkan tombol Lengkapi bila masih ada yang kosong.
Contoh: Studio Rias
Studio Rias memakai preset Rose Gold agar senada dengan feed Instagram-nya. Setelah nama dan logo diisi, email invoice yang diterima Zhea Fauziana menampilkan logo dan alamat Studio Rias, dan tombol "Chat admin" di portal kliennya langsung membuka WhatsApp admin.