Usaha jasa undangan digital bisa dimulai dengan satu website WordPress milik Anda sendiri. Setiap pasangan mendapat satu halaman undangan di website itu, misalnya websiteundangan.com/andy-zhea. Plugin WeddingPress menyediakan 26 fitur siap pakai (widget Elementor) untuk cover, nama tamu, musik, RSVP, amplop digital, sampai pengiriman link personal, jadi Anda tidak perlu merakit plugin satu per satu.


Bentuk usahanya seperti apa?

Calon pengantin sekarang lebih banyak menyebar undangan lewat WhatsApp. Ada tiga bentuk undangan digital yang beredar, dan masing-masing punya batasan:

BentukKelebihanBatasan
Gambar (JPG/PDF)Cepat dibuatTidak ada musik, RSVP, atau nama tamu
VideoMenarik dilihatSatu arah: tamu tidak bisa konfirmasi atau menyalin nomor rekening
WebsiteInteraktif: nama tamu, musik, RSVP, ucapan, amplop digital, petaButuh domain, hosting, dan sedikit pengaturan

WeddingPress dipakai untuk bentuk ketiga. Sebagai vendor, Anda memegang satu website. Setiap pesanan menjadi satu halaman baru di website tersebut, lalu tamu menerima link yang sudah berisi namanya, misalnya https://websiteundangan.com/andy-zhea/?to=Andy+Hermawan.

Cover undangan digital Andy Hermawan dan Zhea Fauziana di layar HP dengan nama tamu dari link dan tombol Buka Undangan
Contoh cover undangan di HP. Nama tamu di tengah diambil otomatis dari link.

Yang perlu disiapkan

KebutuhanKeterangan
Domain & hostingWebsite Anda sendiri, misalnya websiteundangan.com. Dipakai untuk semua klien.
WordPressDipasang di hosting tersebut. Kebanyakan hosting menyediakan instalasi sekali klik.
ElementorVersi gratis sudah cukup untuk fitur WeddingPress.
Lisensi WeddingPressWDP Pro atau WDP Lite. Satu lisensi untuk satu website aktif.
Waktu belajarUntuk familiar dengan Elementor dan fitur WeddingPress. Mulailah dari satu undangan contoh.

Langkah teknisnya dari nol ada di Cara Membuat Website Undangan dengan WordPress & Elementor. Kalau masih bingung memilih paket, baca WDP Pro vs WDP Lite.


Fitur yang biasanya dijual ke klien

Klien jarang menanyakan nama widget. Mereka bertanya "bisa pakai nama tamu?" atau "bisa kirim ke banyak orang sekaligus?". Tabel ini memetakan permintaan klien ke fitur siap pakai WeddingPress (nama sesuai panel Elementor):

Permintaan klienFitur siap pakai
Cover pembuka dan nama tamu di undanganInvitation, Guest Name
Musik latarAudio MP3
Hitung mundur dan simpan tanggal ke kalenderCountdown, Date Kit
Kisah cinta, galeri foto, video preweddingTimeline, Gallery Carousel, Popup
Ucapan dan konfirmasi kehadiranComment Kit 2, Comment Kit, Guest Book, WA Forms
Rekap kehadiran untuk pengantinRSVP Dashboard
Amplop digital (salin nomor rekening)Copy Text
Kirim link personal ke daftar tamuKirim Kit 2, Kirim Kit, Generator Kit
Undangan hanya untuk tamu terdaftarAccess Gate, Access Tracker Dashboard
QR check-in di lokasi acaraQR Code Checkin (dipindai dengan BukuTamu Pro)

Fitur privasi (Access Gate dan Access Tracker Dashboard) hanya ada di WeddingPress v4.


Contoh menyusun paket layanan

Banyak vendor membagi layanan menjadi beberapa paket supaya klien bisa memilih sesuai anggaran. Contoh di bawah hanya titik awal; harga dan isinya Anda tentukan sendiri.

  • Paket dasar: cover dengan nama tamu, musik, informasi acara, countdown, galeri foto.
  • Paket lengkap: paket dasar ditambah ucapan & RSVP, amplop digital, dan rekap kehadiran (RSVP Dashboard) untuk pengantin.
  • Paket privat: paket lengkap ditambah Access Gate (undangan hanya untuk tamu terdaftar), dashboard pantau tamu, dan pengiriman link personal lewat Kirim Kit 2.

Memisahkan fitur privasi dan pengiriman massal ke paket teratas masuk akal, karena keduanya butuh waktu pengaturan lebih banyak: daftar tamu, PIN, dan serah terima ke klien.


Alur kerja satu klien: contoh Andy & Zhea

  1. Kumpulkan data: nama mempelai, tanggal dan lokasi acara, foto, lagu, nomor rekening untuk amplop digital, dan daftar tamu.
  2. Buat halaman baru websiteundangan.com/andy-zhea dari template (WDP Pro) atau dari desain Anda sendiri.
  3. Isi data mempelai, lalu atur fitur yang dibeli klien: Countdown, Comment Kit 2, Copy Text, dan seterusnya.
  4. Cek tampilan di HP dengan link berisi nama tamu, misalnya ?to=Andy+Hermawan.
  5. Serahkan ke klien: kirim link undangan, halaman kirim undangan, dan halaman rekap kehadiran.
  6. Setelah acara, ekspor rekap ucapan dan kehadiran bila klien memintanya.

Membeli lisensi WeddingPress

  1. Bandingkan paket di weddingpress.co.id. Di sana tercantum isi tiap paket dan harga terbaru.
  2. Beli di website resmi weddingpress.net. Khusus pembaca pusat bantuan ini, masukkan kode kupon HARGACORET di halaman checkout untuk diskon tambahan 10%. Setelah pembayaran, file plugin dan kode lisensi tersedia di Member Area.
  3. Siapkan domain dan hosting. Plugin berjalan di WordPress yang Anda pasang sendiri (WordPress.org). Untuk hosting, beberapa vendor memakai Warnahost atau Hoster.
  4. Pasang dan aktifkan lisensi. Ikuti Cara Instal & Aktivasi Plugin WeddingPress.
Jangan membeli lisensi dari pihak ketiga atau memakai versi bajakan (nulled). File semacam itu sering disisipi backdoor, merusak kepercayaan klien bila situsnya bermasalah, dan tidak mendapat dukungan maupun pembaruan resmi.

Pembelian produk digital WeddingPress bersifat final dan tidak dapat dikembalikan (non-refundable). Baca syarat teknisnya dulu, atau tanyakan ke tim support sebelum membeli.


Video: cara memiliki WeddingPress untuk website undangan


Tips & Praktik Terbaik

  • Buat satu undangan contoh yang lengkap (seperti Andy & Zhea) dan pakai sebagai portofolio. Calon klien lebih yakin setelah membukanya sendiri di HP.
  • Simpan daftar fitur per paket dalam satu dokumen yang sama dengan yang Anda kirim ke klien, supaya permintaan tambahan mudah dihitung.
  • Satu website bisa menampung banyak undangan. Tetap jaga ukuran foto (format WebP) dan rutin bersihkan revisi Elementor agar website tetap ringan.
  • Ikuti channel Telegram resmi t.me/weddingpressnet untuk kabar rilis dan pembaruan plugin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah saya harus bisa koding untuk membuka jasa undangan digital dengan WeddingPress? +
Tidak. Halaman undangan disusun di Elementor dengan cara seret-dan-lepas, lalu fitur WeddingPress ditambahkan seperti widget biasa. Yang membantu adalah sudah familiar memakai WordPress dan Elementor; kalau belum, mulai dari panduan membuat website undangan di pusat bantuan ini.
Satu lisensi WeddingPress bisa dipakai untuk berapa klien? +
Satu lisensi berlaku untuk satu website aktif. Di dalam website itu Anda bisa membuat banyak halaman undangan, satu halaman per pasangan, misalnya websiteundangan.com/andy-zhea. Website kedua dengan domain lain memerlukan lisensi lain.
Apakah harga lisensi sudah termasuk domain, hosting, dan Elementor Pro? +
Tidak. Lisensi WeddingPress hanya untuk plugin (dan Template Library pada paket Pro). Domain dan hosting Anda siapkan sendiri. Elementor versi gratis sudah cukup untuk menjalankan fitur WeddingPress.
Lebih baik mulai dengan WDP Pro atau WDP Lite? +
Fitur siap pakainya sama. Bedanya, WDP Pro menyertakan 65+ template di Template Library sehingga Anda bisa langsung memakai desain jadi, sedangkan di WDP Lite desain dibuat sendiri. Kalau ingin cepat melayani klien pertama, Pro lebih praktis.
Di mana membeli lisensi WeddingPress yang resmi? +
Lihat perbandingan paket di weddingpress.co.id, lalu beli di weddingpress.net. Setelah pembayaran, file plugin dan kode lisensi ada di Member Area weddingpress.net.