Website undangan pernikahan bisa dibuat sendiri dengan WordPress, tema ringan, Elementor, dan plugin WeddingPress. Anda memasang semuanya di satu domain, lalu setiap undangan menjadi satu halaman yang disusun di Elementor dari template atau dari nol. Fitur seperti cover, nama tamu, musik, RSVP, dan amplop digital tinggal ditambahkan dari panel WDP Pro atau WDP Lite.


Yang Anda perlukan

KomponenFungsi
Domain & hostingAlamat website, misalnya websiteundangan.com, beserta tempat menyimpannya
WordPressSistem website. Pasang lewat installer di panel hosting
Tema Hello ElementorDasar tampilan yang ringan; desain diatur di Elementor
Elementor (gratis)Editor visual seret-dan-lepas
Plugin WeddingPress (WDP Pro atau WDP Lite)26 fitur siap pakai untuk undangan; paket Pro menambah 65+ template

Plugin WeddingPress membutuhkan WordPress 5.6 ke atas, PHP 7.4 ke atas (PHP 8 disarankan), dan Elementor yang aktif.


Langkah membuat website undangan

1. Siapkan domain, hosting, dan WordPress

Pilih domain yang mudah diingat klien, karena dipakai untuk semua undangan Anda. Pasang WordPress dari panel hosting, lalu login ke websiteundangan.com/wp-admin.

2. Atur zona waktu WordPress

Buka Settings > General, lalu pada Timezone pilih kota, misalnya Jakarta. Countdown dan tombol simpan ke Google Calendar memakai zona waktu ini. Kalau tetap UTC+0, jam acara bergeser 7 jam untuk WIB.

3. Pasang tema dan Elementor

Di Appearance > Themes > Add New Theme, cari dan aktifkan Hello Elementor. Lalu di Plugins > Add New Plugin, cari Elementor dan aktifkan.

4. Pasang WeddingPress dan aktifkan lisensi

Unduh file plugin dari Member Area, unggah lewat Plugins > Add New Plugin > Upload Plugin, lalu aktifkan lisensi di menu WDP Pro (atau WDP Lite) tab Lisensi. Langkah rincinya ada di Cara Instal & Aktivasi Plugin WeddingPress.

5. Buat halaman undangan pertama

Buka Pages > Add New Page, beri judul seperti "Undangan Andy & Zhea", lalu klik Edit with Elementor. Di sini ada dua jalan:

  • Pakai template (WDP Pro). Klik ikon WeddingPress Library di area kanvas, pilih desain, lalu Insert. Lihat Mengenal WeddingPress Library.
  • Susun sendiri (WDP Pro dan WDP Lite). Tambahkan Container, lalu isi dengan widget Elementor dan fitur WeddingPress.

6. Tambahkan fitur siap pakai

Di panel kiri, gulir ke kategori WDP Pro (atau WDP Lite). Semua fitur WeddingPress ada di sana, ditandai label "WDP". Seret fitur yang dibutuhkan ke halaman, lalu isi pengaturannya di tab Content dan sesuaikan tampilannya di tab Style.

Editor Elementor dengan panel fitur WDP Pro di kiri (Access Gate, Audio MP3, Comment Kit, Countdown, Date Kit, Gallery Carousel, Guest Name, Invitation, Kirim Kit) dan halaman undangan Andy dan Zhea di kanvas
Panel kiri berisi fitur siap pakai WDP Pro; kanvas menampilkan halaman undangan yang sedang disunting.

Urutan yang umum dipakai untuk satu undangan: Invitation (cover pembuka) dan Audio MP3 di awal, lalu informasi mempelai, Countdown, Date Kit, Timeline, Gallery Carousel, Comment Kit 2 untuk ucapan dan RSVP, Copy Text untuk amplop digital, dan Menu Dock sebagai navigasi.

7. Terbitkan dan cek di HP

Klik Publish, lalu buka link halaman di HP. Tambahkan nama tamu di akhir link untuk mengecek tampilan personal: https://websiteundangan.com/andy-zhea/?to=Andy+Hermawan.

Hasil undangan Andy dan Zhea di HP dengan tanggal Minggu 12 Desember 2027, foto mempelai, nama tamu Andy Hermawan, dan tombol Buka Undangan
Hasil di HP dengan nama tamu dari parameter ?to=.

8. Kirim ke tamu

Untuk puluhan sampai ratusan tamu, jangan menyalin link satu per satu. Pakai Kirim Kit 2: masukkan daftar nama, pilih template pesan, lalu kirim lewat WhatsApp dengan nama yang sudah terpasang di link.


Contoh: undangan Andy & Zhea

Vendor membuat halaman websiteundangan.com/andy-zhea dari template, mengganti foto dan data mempelai, lalu menambahkan Comment Kit 2 untuk ucapan dan konfirmasi kehadiran. Setelah dicek di HP dengan ?to=Andy+Hermawan, pengantin menerima halaman Kirim Kit 2 untuk menyebar undangan sendiri dan halaman RSVP Dashboard untuk memantau siapa yang akan datang.


Tips & Praktik Terbaik

  • Kompres foto ke format WebP sebelum diunggah. Halaman undangan sering dibuka dari jaringan seluler.
  • Gunakan Container untuk semua tata letak. Template WeddingPress terbaru disusun dengan Container; panduannya di Transisi Inner Section ke Container.
  • Pasang hanya satu widget Invitation per halaman. Dua cover di halaman yang sama bisa membuat halaman tidak bisa digulir setelah dibuka.
  • Uji di jendela penyamaran (incognito) sebelum dikirim ke klien. Tampilan saat Anda login sebagai admin bisa berbeda dari yang dilihat tamu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Tema WordPress apa yang cocok untuk website undangan? +
Tema ringan yang mendukung Elementor, misalnya Hello Elementor. Situs contoh di panduan ini memakai Hello Elementor; desain undangan sepenuhnya diatur di Elementor, jadi tema hanya menjadi dasar.
Apakah perlu Elementor Pro? +
Tidak wajib. Fitur WeddingPress berjalan dengan Elementor gratis. Elementor Pro baru diperlukan untuk fitur milik Elementor sendiri, misalnya popup Elementor Pro yang dibuka tombol QR di cover Invitation.
Bagaimana cara agar nama tamu muncul di undangan? +
Tambahkan nama di akhir link dengan parameter to, misalnya websiteundangan.com/andy-zhea/?to=Andy+Hermawan. Widget Invitation dan Guest Name membaca nama itu. Untuk banyak tamu sekaligus, buat link-nya dengan Kirim Kit 2.
Kenapa jam di countdown atau tombol simpan ke kalender meleset? +
Countdown dan Date Kit memakai zona waktu WordPress. Buka Settings > General, lalu pilih zona waktu kota, misalnya Jakarta untuk WIB. Instalasi WordPress baru biasanya masih memakai UTC+0.